23/10/2019
  • 23:50 KEGIATAN OUT BOND MAHASISWA BARU AKFAR 17 TAHUN 2017
  • 22:23 Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru
  • 20:35 Wisuda AAK-AKFAR 17 SEMARANG
  • 14:32 PENGEMBANGAN MANFAAT TANAMAN OBAT INDONESIA BERSAMA AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG
  • 23:55 SEMINAR SEHARI SWAMEDIKA DAN PENGOBATAN HERBAL BERSAMA UNTAG DAN AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945

Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke- 140 Universitas 17 Agustus menggelar seminar kesehatan dengan tema Swamedika dan Pengobatan Herbal di Kampus Untag Jl Pawiyatan Luhur pada hari Senin, 22 April 2019.

Hadir sebagai narasumber Direktur Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang Eny Hastuti, S.Si,M.Kes,Apt. Seminar dibuka oleh Rektor Untag Dr Drs. Suparno,M.Si dan dihadiri oleh para perempuan yang semuanya mengenakan kebaya baik dari Untag, Akademi Farmasi 17, AAK 17 dan SMK 17 Semarang. Dalam paparanya Eny menyampaikan swamedikasi untuk pengobatan sendiri merupakan bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatanya sendiri.
Pada pelaksanaanya swamedikasi ini dapat menjadi problem terkait dengan masalah obat, hal ini sebagai akibat terbatasnya pengetahuan mengenai obat dan penggunaanya. Eny menyampaika, cara penggunaan swamedika yang tepat, aman dan rasional adalah dengan terlebih dahulu mencari informasi umum dengan melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan. Ketua Ikatan Karyawat (Ikawati 17) Untag Sri Rejeki SE,MM selaku penyelenggara seminar menyampaikan kesehatan kali ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada anggota Ikawati yang sebagian besar adalah dosen dan karyawati Untag.
Setelah mengikuti seminar ini diharapkan mereka dapat mengobati dirinya sendiri dengan menggunakan ramuan herbal. Disamping bahan nya mudah di cari, juga murah dan penuh manfaat.

Seminar itu diawali dengan upacar bendera oleh Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 Semaranf. Prof. Dr Sarsitorini SH MH selaku pembina upacara dalam pidatonya menyampaikan R.A Kartini telah melakukan perubahan terhadap perempuan di Indonesia dalam memperjuangkan haknya untuk setara dengan pria dibidang pendidikan. Dengan berjalanya waktu, kini perjuangan Kartini tersebut telah didukung dengan Undang Undang nomor 1 tahun 2017 tentang kesetaraan gener dimana antara pria dan wanita sebagai mitra sejajar dalam keluarga atau bidang pembangunan nasional.
Namun demikian Prof Rini menegaskan bahwa wanita juga harus ingat akan kodratnya, yaitu sebagai pendamping suami, perlu diingat apa yang disampaikan Kartini bahwa pria dan wanita mempunyai kelebihan dan kekurangan. Rektor Untag Dr Drs Suparno M.Si mengakui sangat mengapresiasi acara tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada Kartini sekaligus untuk meningkatkan citra yang berbudi luhur dan cerdas dalam membangun keluarga.

aminz

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT