23/10/2019
  • 23:50 KEGIATAN OUT BOND MAHASISWA BARU AKFAR 17 TAHUN 2017
  • 22:23 Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru
  • 20:35 Wisuda AAK-AKFAR 17 SEMARANG
  • 14:32 PENGEMBANGAN MANFAAT TANAMAN OBAT INDONESIA BERSAMA AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG
  • 23:55 SEMINAR SEHARI SWAMEDIKA DAN PENGOBATAN HERBAL BERSAMA UNTAG DAN AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945

PROFIL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG

Kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengamdian kepada Masyarakat (LPPM)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat ( LPPM) AKFAR 17 Agustus 1945  merupakan unit pelaksanaan ditingkat Akademik yang didirikan pada tanggal 4 September 2015melalui Sk Direktur AKFAR 17 Agustus 1945 Semarang No 005.A/SK/AKFAR.17/IX/2015. Kegiatan penelitian dan Pengabdian masyarakat yang merupakan dua bagian dari unsur Tri Dharma Pergruan Tinggi diarahkan untuk menjalankan fungsi pengembangan institusi, menciptakan inovasi dan pengembangan institusi, AKFAR 17 Agustus merupakan institusi pendidikan dibawah naungan Yayasan 17 Agustus 1945 Semarang, ikut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan memalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang harapannya bisa mendukung pembangunan bidang kesehatan

Kebijakan dan sistim pengelolaan penelitian ditangani oleh LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang berdasar surat keputusan Tentang pembentukan Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat. LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang dalam kegiatan pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat telah memiliki buku Pedoman Penelitian dan buku Pedoman pengabdian masyarakat. Buku pedoman tersebut sebagai petunjuk operasional dan implementasi dan Rencana Induk Penlitian dan Pengabdian kepada masyarakat (RIP). Untuk pelaksanaan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa, adapun jenis penelitian kategori penelitian dosen pemula dengan bidang unggulan Obat dan Narkoba, Obat tradisional, Mikrobiologi, Makanan dan Minuman dan Kosmetikologi. Untuk hasil penelitian ada beberapa yang sudah di publikasikan pada  beberapa jurnal penelitian  dan terdaftara dalam HAKI.

Sedangkan dalam bidang pengabdian kepada masyarakat masih dalam tahap penyuluhan dan  rencana kedepan program LPPM menuju ke program desa binaan. Pengabdian masyarakat saat ini masih berorientasi pada bidang kesehatan yaitu Gerakan masyarakat Sehat (Germas). Untuk melaksanakan program tersebut AKFAR  telah bekerjasama dengan Pemkot dan Dinas Kesehatan Kota.

Daftar  Judul Artikel Penelitian yang Sudah di Publikasi

No Tahun Ketua Peneliti Anggota Judul Penelitian Jurnal
1 2016 Nur Patria,T Tri Nur Kristina, Endang sri Lestari Efektivitas ekstrak etanol daun ungu (Gratophyllum pictum (L) ) untuk menurunkan kadar TNF-α dan NO Pharma ciana
2 2017 Nurpatria,T Yusniawati Gambaran Senyawa Bioaktif dalam Sediaan Celup Bihahong ( Anredera Cordifolia (Ten) Steenis ) Pharmacy
3 2017 Nurpatria, T Putri Ridho Ramadhan Efektifitas Getah Pohon Yodium (Jatropha Multifia Linn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Secara In Vitro Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat
4 2017 Eny Hastuti Gambaran penggunaan formalin Pada Ikan Asin Di Pasar Karangayu Kota Semarang Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat

 1. Kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian ditangani oleh LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang berdasarkan Surat Keputusan Tentang Pembentukan Lembaga Penelitian dan Lembaga Pengabdian Masyarakat beserta pusat-pusat penelitian dan pengabdian masyarakat. LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang adalah unsur pelaksana akademik di bawah Direktur yang melaksanakan sebagian tugas dan fungsi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dipimpin oleh Ketua yang bertanggung jawab kepada Direktur dan dalam melaksanakan tugas dibantu Sekretaris LPPM.

LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang dalam kegiatan pengelolaan penelitian telah memiliki dokumen buku Pedoman Penelitian. Buku pedoman tersebut sebagai petunjuk operasional dan implementasi Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (RIP) serta kegiatan penelitian internal LPPM yang disahkan Surat Keputusan Direktur tentang Rencana Induk Penelitian Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang.

2. Kebijakan Umum Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Untuk mengisi bidang penelitian unggulan Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang, ada tiga kategori penelitian yang dapat dilaksanakan oleh peneliti Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu:

  • Penelitian dasar atau fundamental merupakan penelitian ilmu dasar yang sangat berkaitan dengan pengembangan teori dan yang mendasari kemajuan ilmu pengetahuan tertentu;
  • Penelitian terapan merupakan kegiatan penelitian untuk menerapkan ilmu dasar agar dapat menghasilkan produk teknologi yang kelak bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat;
  • Penelitian pengembangan merupakan kegiatan penelitian pengembangan teknologi atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan produk yang telah ada agar dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Dengan merujuk pada produk yang dihasilkan maka ruang lingkup penelitian di AKFAR 17 dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu:

  • Lingkup pertama adalah penelitian yang terkait langsung dengan kegiatan pendidikan dengan output Karya Ilmiah, disertasi, dan publikasi ilmiah atau penelitian yang dipakai untuk meningkatkan kualitas mengajar dengan output buku ajar;
  • Lingkup kedua adalah penelitian yang dilakukan untuk tujuan pengembangan teori dan ilmu pengetahuan atau untuk tujuan pelayanan dan pengabdian pada publik dengan output berupa produk dan paten.

Kedua lingkup penelitian ini saling terkait dan saling menopang dan dapat melibatkan semua staf akademik beserta mahasiswa dan pihak luar yang berkepentingan, dimana dapat mendukung Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang (VMTS AKFAR 17 ) menuju Institusi vokasi yang unggul dan kompeten sekaligus mendorong dimanfaatkannya hasil penelitian sebagai bahan ajar dan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup tersebut juga dapat dijadikan sebagai pengembangan penelitian inventif, aplikatif, kolaboratif, dan multi-disiplin untuk mendukung kemandirian AKFAR 17. Oleh sebab itu, penataan kelembagaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengarah kepada peningkatan profesionalisme, efisiensi dan kebutuhan.

Ketua LPPM

Kartika Ikawati,S.KM,M.Kes