16/07/2019
  • 23:50 KEGIATAN OUT BOND MAHASISWA BARU AKFAR 17 TAHUN 2017
  • 22:23 Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru
  • 20:35 Wisuda AAK-AKFAR 17 SEMARANG
  • 14:32 PENGEMBANGAN MANFAAT TANAMAN OBAT INDONESIA BERSAMA AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG
  • 23:55 SEMINAR SEHARI SWAMEDIKA DAN PENGOBATAN HERBAL BERSAMA UNTAG DAN AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945

Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang dalam hal ini dosen dan mahasiwa mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat “Penyuluhan Pengembangan Manfaat Tanaman Obat Indonesia” pada hari Jumat, 3 Mei 2019 bertempat di SMA N 16 Semarang. Kegiatan ini di hadiri oleh Humas Subchan, S.Pd beserta siswa siswi SMA N 16 Semarang.

Sistem pengobatan tradisonal merupakan salah satu unsur budaya masyarakat Indonesia yang secara turun temurun dimanfaatkan untuk mengatasi keluhan sakit. Dalam mendukung pemanfaatan tanaman obat untuk meningkatkan kesehatan pada masyarakat Indonesia, pemerintah juga menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2016 mengenai upaya pengembangan kesehatan melalui asuhan mandiri pemanfaatan tanaman obat keluarga dan ketrampilan budidaya serta pengolahannya.

Melalui kegiatan ini di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat Indonesia di lingkungan siswa SMA sebagai generasi penerus bangsa. Seiring berkembanganya pengetahuan dan teknologi, serangkaian pengujian tananam obat di Laboratorium maupun uji pre klinis dan klinis telah dilakukan untuk membuktikan khasiatnya, diantaranya penelitian yang dilakukan Theodosia dan Ratih Ramadhanti mahasiswa Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 di bawah bimbingan Dosen Biologi Farmasi dan Mikrobiologi, Rokhana, M.Si melakukan pengujian potensi rimpang kunyit dan jahe merah sebagai herbal pencegahan penyakit infeksi. Hal ini sejalan dengan program Badan BPOM yang mengembangkan dengan serangkaian penelitian dan uji klinis terhadap sembilan tanaman obat unggulan Indonesia diantaranya jahe merah dan kunyit.

Setelah sosialisasi ini masyarakat khususnya siswa siswi SMA sebagai generasi penerus bangsa bisa lebih mengetahui kekayaan tanaman obat dan budaya masyarakat Indonesia yang sudah dilakukan secara turun temurun memfaatkan tanaman herbal untuk mengatasi penyakit, yang sekarang telah didukung dengan pengujian baik secara Laboratories maupun klinis sehingga di harapkan kelestraian kebudayaan dan potensi tanaman obat Indonesia akan terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi penerus.

aminz

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT