26/03/2019
  • 18:21 Penetapan Lulusan Peserta Ujian Kompetensi Terbaik 1, 2 Dan 3 Program Studi D III Anafarma Akfar 17 Semarang 2018
  • 21:25 Memperingati Hari Raya Idul Adha Penyembelihan Hewan Kurban
  • 21:18 Angkat sumpah TTK D3 Farmasi dan D3 Anafarma APDFI Korwil Jateng
  • 21:06 Praktikum di Laboratorium 2018
  • 08:38 Kegiatan Program Pengenalan Kampus Kepada Mahasiswa Baru

PROFIL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
AKADEMI FARMASI 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG

 1. Kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian ditangani oleh LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang berdasarkan Surat Keputusan Tentang Pembentukan Lembaga Penelitian dan Lembaga Pengabdian Masyarakat beserta pusat-pusat penelitian dan pengabdian masyarakat. LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang adalah unsur pelaksana akademik di bawah Direktur yang melaksanakan sebagian tugas dan fungsi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dipimpin oleh Ketua yang bertanggung jawab kepada Direktur dan dalam melaksanakan tugas dibantu Sekretaris LPPM.

LPPM Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang dalam kegiatan pengelolaan penelitian telah memiliki dokumen buku Pedoman Penelitian. Buku pedoman tersebut sebagai petunjuk operasional dan implementasi Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (RIP) serta kegiatan penelitian internal LPPM yang disahkan Surat Keputusan Direktur tentang Rencana Induk Penelitian Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang.

2. Kebijakan Umum Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Untuk mengisi bidang penelitian unggulan Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang, ada tiga kategori penelitian yang dapat dilaksanakan oleh peneliti Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu:

  • Penelitian dasar atau fundamental merupakan penelitian ilmu dasar yang sangat berkaitan dengan pengembangan teori dan yang mendasari kemajuan ilmu pengetahuan tertentu;
  • Penelitian terapan merupakan kegiatan penelitian untuk menerapkan ilmu dasar agar dapat menghasilkan produk teknologi yang kelak bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat;
  • Penelitian pengembangan merupakan kegiatan penelitian pengembangan teknologi atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan produk yang telah ada agar dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Dengan merujuk pada produk yang dihasilkan maka ruang lingkup penelitian di AKFAR 17 dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu:

  • Lingkup pertama adalah penelitian yang terkait langsung dengan kegiatan pendidikan dengan output Karya Ilmiah, disertasi, dan publikasi ilmiah atau penelitian yang dipakai untuk meningkatkan kualitas mengajar dengan output buku ajar;
  • Lingkup kedua adalah penelitian yang dilakukan untuk tujuan pengembangan teori dan ilmu pengetahuan atau untuk tujuan pelayanan dan pengabdian pada publik dengan output berupa produk dan paten.

Kedua lingkup penelitian ini saling terkait dan saling menopang dan dapat melibatkan semua staf akademik beserta mahasiswa dan pihak luar yang berkepentingan, dimana dapat mendukung Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Semarang (VMTS AKFAR 17 ) menuju Institusi vokasi yang unggul dan kompeten sekaligus mendorong dimanfaatkannya hasil penelitian sebagai bahan ajar dan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup tersebut juga dapat dijadikan sebagai pengembangan penelitian inventif, aplikatif, kolaboratif, dan multi-disiplin untuk mendukung kemandirian AKFAR 17. Oleh sebab itu, penataan kelembagaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengarah kepada peningkatan profesionalisme, efisiensi dan kebutuhan.

Ketua LPPM

Kartika Ikawati,S.KM,M.Kes